, ,

Liga 1 BRI 2025/2026 Hattrick Imbang PSM Makassar Berlanjut di Kandang Semen Padang

by -2519 Views

Tahan Semen Padang 1-1, PSM Makassar Hattrick Hasil Imbang: Catatan Awal yang Mengecewakan untuk Juku Eja

NEWS Enrekang– Liga 1 BRI 2025/2026 masih berusia sangat muda, namun bagi PSM Makassar, tiga laga pertama sudah terasa sangat berat. Pasukan Ramang kembali harus menelan pil pahit hasil imbang untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kali ini, Semen Padang yang berhasil membendung mereka dengan skor 1-1 dalam laga yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, pada Jumat sore (22/8/2025). Hasil ini menjadi bukti bahwa PSM masih kesulitan menemukan formula kemenangan, sementara Semen Padang layak dapat apresiasi atas kegigihan dan taktik yang mereka terapkan.

Babak Pertama: Dominasi “Kabau Sirah” dan Efisiensi Bruno Gomes

Sejak peluit awal dibunyikan, Semen Padang menunjukkan tekad bulat untuk memanfaatkan keunggungan kandang. Di bawah komando pelatih mereka, tim berjuluk “Kabau Sirah” ini menggeber tekanan tinggi dan memaksa PSM bermain di wilayah sendiri.

Serangan demi serangan yang dilancarkan Semen Padang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25. Memanfaatkan serangan balik yang cepat, Bruno Gomes dengan cerdik menerima umpan jarak dekat dari Pedro Matos dan dengan tenat menceploskannya ke gawang Hilman Syah. Awalnya gol dianulir wasit karena dicurigai offside, namun setelah melakukan pengecekan VAR, gol tersebut dinyatakan sah. 1-0 untuk Semen Padang.

Liga 1 BRI 2025/2026 Hattrick Imbang PSM Makassar Berlanjut di Kandang Semen Padang
Liga 1 BRI 2025/2026 Hattrick Imbang PSM Makassar Berlanjut di Kandang Semen Padang

Baca Juga: Bupati Enrekang Mandi di Saluran Bambu Lestarikan Tradisi ‘Mandio Saluran’

PSM, yang tertinggal, tampak kesulitan membongkar pertahanan ketat Semen Padang. Bergantung pada duet sayap Lucas Dias dan Jacques Themopele, serangan Juku Eja mudah diprediksi dan selalu berhasil dipatahkan oleh lini belakang yang dipimpin Angelo Meneses dan Rui Rampa. Statistik babak pertama berbicara jelas: nol shot on target dari PSM.

Babak Kedua: Kebangkitan PSM dan Momen Savio Roberto

Memasuki babak kedua, Semen Padang memilih untuk lebih berhati-hati dan fokus menjaga keunggulan. Strategi ini memberi lebih banyak ruang bagi PSM untuk berkembang.

Perubahan signifikan terjadi ketika pelatih PSM melakukan serangkaian substitusi pemain. Masuknya Savio Roberto pada menit ke-64 menjadi titik balik. Gelandang asing baru ini langsung membawa dampak positif; aliran serangan PSM yang sebelumnya hanya mengandalkan sayap, menjadi lebih variatif dengan permainan di lini tengah. Savio menjadi pengatur tempo yang membangkitkan denyut nadi serangan PSM.

Tekanan yang konsisten akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75. Abu Kamara, yang juga masuk sebagai pemain pengganti, menjadi pahlawan penyama kedudukan. Gol tercipta berawal dari aksi individu Victor Luiz di sisi kiri yang melewati pertahanan Semen Padang. Umpannya sempat membentur kaki Angelo Meneses dan bola jatuh begitu saja di depan Abu Kamara yang berdiri bebas. Tanpa ampun, ia menuntaskannya ke gawang Arthur. 1-1.

Menit-Menit Akhir: Ketegangan dan Poin yang Terbagi

Skor imbang memanaskan pertandingan di sepuluh menit terakhir. Kedua tim saling menyerang untuk mencari gol kemenangan. Semen Padang mendapat peluang terbaik di injury time melalui sundulan Felipe Chaby dari sepak pojok, namun bola masih bisa diamankan dengan mudah oleh Hilman Syah.

Peluit panjang wasit Dadang Setyawan akhirnya menandakan berakhirnya pertandingan dengan skor 1-1. Untuk Semen Padang, satu poin adalah hasil yang membanggakan melawan tim sebesar PSM. Sementara bagi PSM, satu poin lagi menambah koleksi “hattrick” hasil imbang mereka.

Analisis dan Kesimpulan

Dari tiga laga, PSM Makassar menunjukkan pola yang mengkhawatirkan: kesulitan mencetak gol dan ketergantungan yang tinggi pada pemain individu. Masuknya pemain seperti Savio Roberto dan Abu Kamara di babak kedua menunjukkan bahwa solusi mungkin ada di bangku cadangan, namun pelatih perlu menemukan starting eleven yang tepat lebih cepat.

Semen Padang, di sisi lain, patut diacungi jempol. Mereka bermain dengan taktik disiplin, energi tinggi, dan memaksimalkan setiap peluang. Bruno Gomes menjadi ancaman nyata, sementara lini belakang mereka tampak solid dan terorganisir dengan baik.

Dengan hanya mengumpulkan 3 poin dari 3 pertandingan, PSM harus segera berbenah. Titel “tak terkalahkan” tidak ada artinya jika tidak disertai kemenangan. Perjalanan masih sangat panjang, tetapi tekanan untuk segera meraih kemenangan pertama sudah semakin besar bagi Pasukan Ramang.

Susunan Pemain:

Semen Padang (4-2-3-1): Arthur (GK); Zidane Afandi, Angelo Meneses, Rui Rampa, Leo Guntara; Ripal Wahyudi (Ambrizal Umanailo 62′), Alhassan Wakaso; Armando Oropa (Firman Juliansyah 46′), Pedro Matos (Muhammad Ridwan 86′), Cornelius Stewart (Felipe Chaby 62′); Bruno Gomes.

PSM Makassar (3-4-3): Hilman Syah (GK); Syahrul Lasinari, Yuran Fernandes, Victor Luiz; Rizky Eka Pratama (Ananda Raehan Alief 72′), Akbar Tanjung, Daisuke Sakai (Abu Kamara 59′), Ricky Pratama (Rifky Dwi Septiawan 77′); Lucas Dias (Victor Dethan 64′), Alex Tanque (Savio Roberto 64′), Jacques Themopele.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.