Tempat Ramai Berisiko Tinggi Penularan Penyakit saat Cuaca Ekstrem: Bagaimana Tetap Aman?
News Enrekang– Cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah belakangan ini tidak hanya membawa dampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama di tempat-tempat ramai seperti pasar tradisional dan pusat keramaian. Dengan suhu yang sangat panas atau hujan deras tak menentu, kondisi ini membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.
Lalu, bagaimana cara beraktivitas di tempat ramai tanpa mudah tertular penyakit? Apa saja langkah pencegahan yang bisa dilakukan? Simak penjelasan lengkap dari para ahli berikut ini.
1. Pasar Tradisional dan Pusat Keramaian: Titik Rawan Penularan Penyakit
Pasar tradisional, mal, terminal, dan pusat keramaian lainnya adalah lokasi yang selalu dipadati orang. Interaksi yang intens antara pedagang dan pembeli, ditambah dengan kondisi cuaca ekstrem, membuat tempat-tempat ini menjadi area berisiko tinggi untuk penularan penyakit.
Prof. Sukri Palutturi, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), mengingatkan bahwa kerumunan di tempat ramai dapat mempercepat penyebaran penyakit, terutama jika masyarakat abai terhadap protokol kesehatan.
“Interaksi terlalu dekat, berbicara tanpa menjaga jarak, dan suasana yang padat harus dihindari. Ini adalah pintu masuk bagi virus dan bakteri,” tegasnya.
Beberapa penyakit yang sering muncul di musim ekstrem antara lain:
-
Flu dan batuk (karena perubahan suhu drastis)
-
Infeksi saluran pernapasan (ISPA)
-
Diare dan tifus (akibat makanan/minuman yang terkontaminasi)
-
Penyakit kulit (karena kelembapan tinggi atau keringat berlebih)
2. Tips Berbelanja Aman di Cuaca Ekstrem

Baca Juga: Pemkab Enrekang Kembalikan Eselon ke Profesi Guru, Ada Apa?
Agar tetap sehat saat beraktivitas di tempat ramai, berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:
A. Hindari Jam Keramaian
Datanglah lebih pagi atau di luar jam puncak (biasanya siang hingga sore hari) untuk menghindari kerumunan. Selain lebih nyaman, kondisi tubuh juga masih segar.
B. Gunakan Pelindung Diri
-
Pakai masker jika berada di keramaian.
-
Bawa payung/topi untuk melindungi dari panas terik.
-
Gunakan jaket tipis jika cuaca dingin atau hujan.
C. Jaga Kebersihan Tangan
-
Bawa hand sanitizer atau tisu basah antiseptik untuk membersihkan tangan setelah memegang barang.
-
Hindari menyentuh wajah sebelum cuci tangan.
D. Perhatikan Asupan dan Kondisi Tubuh
-
Minum air putih cukup untuk menghindari dehidrasi.
-
Makan makanan bergizi sebelum beraktivitas.
-
Istirahat cukup agar daya tahan tubuh tetap kuat.
3. Kelompok Rentan: Anak-anak dan Lansia Sebaiknya Hindari Keramaian
Dr. A. Rizki Amelia, Pengurus Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Wilayah Sulsel, menekankan bahwa anak-anak dan lansia lebih rentan tertular penyakit di cuaca ekstrem.
“Sistem imun anak dan lansia belum atau tidak lagi sekuat orang dewasa sehat. Sebaiknya hindari membawa mereka ke tempat ramai kecuali sangat mendesak,” ujarnya.
Jika terpaksa harus ke pasar atau tempat ramai, pastikan:
-
Membawa perlengkapan kesehatan (masker, hand sanitizer, obat-obatan pribadi).
-
Tidak berlama-lama di keramaian.
-
Segera mandi dan ganti pakaian setelah pulang.
4. Waspada Gejala Awal Penyakit
Jika setelah beraktivitas di tempat ramai muncul gejala seperti:
-
Demam
-
Batuk/pilek
-
Sakit tenggorokan
-
Lemas atau diare
Segera periksakan diri ke dokter dan istirahat yang cukup. Jangan anggap remeh gejala tersebut, karena bisa berkembang menjadi penyakit serius.



